Showing posts with label Orang Kaya Sukses. Show all posts
Showing posts with label Orang Kaya Sukses. Show all posts

Thursday

Yang Membuat Pelamar Terpikat Bekerja di Perusahaan Besar

Yang Membuat Pelamar Terpikat Bekerja di Perusahaan Besar

Jakarta - Salah satu perusahaan besar yang cukup banyak jadi incaran adalah Pertamina. Selain gaji yang cukup besar, keuntungan-keuntungan lainnya lain yang didapat juga banyak.

Mengenai gaji, VP Corporate Communucation PT Pertamina (Persero) Muhammad Harun mengatakan kompesansi yang diberikan perusahaannya sesuai kinerja karyawan. "Equal pay equal job. Teman-teman yang diupstream (lokasi penambangan) punya penghasilan lebih tinggi ketimbang yang didownstream," jelas Harun saat berbincang dengan wolipop Selasa (19/6/2012).

Dalam situs resminya Pertamina juga memaparkan apa saja keuntungan yang akan didapat jika menjadi karyawan BUMN tersebut. Keuntungan-keuntungan itu di antaranya, asuransi dan layanan kesehatan untuk karyawan dan dan anggota keluarga, program benefit di hari tua (pensiun, pesangon, dll), asuransi jiwa, asuransi kecelakaan, fasilitas rumah dinas atau kompesansi sewa rumah, dan beberapa lainnya.

Harun menambahkan, karyawan yang berprestasi juga bisa mendapat satu tambahan keuntungan yaitu dibiayai untuk sekolah lagi. "Pastinya (dengan bekerja di Pertamina) bisa melihat ke seluruh Indonesia," ujarnya lagi.

Selain Pertamina, perusahaan besar lainnya yang juga diminati pelamar adalah bekerja di kantor media seperti Trans TV. Stasiun televisi yang siaran mulai 2001 itu bisa menerima lamaran pekerjaan 50-60 ribu setiap tahunnya.

Kompensasi yang diberikan Trans TV pada karyawannya memang cukup menggiurkan. Dijelaskan Vice President Corporate Services Division Trans TV Latif Harnoko karyawan selain menerima gaji bulanan juga tahunan dan bonus.

"Di Trans TV itu annual-nya sangat lebih besar. Karena kita ada bonus dan setiap program yang mencapai target setiap minggunya, mendapat insentif untuk kelompok programnya. Kalau bagus itu langsung cash and carry. Sekarang sudah sebulan sekali," jelas pria akrab disapa Noko itu.

Noko menambahkan karyawan juga akan menerima bonus tahunan yang cukup besar. Hal itu karena hitungan bonus berdasarkan pencapaian dari perusahaan. "Kalau lebih dari target dibagi dua. Misalnya target Rp 100 miliar, ternyata yang dicapai Rp 150 miliar. Lebihnya itu dibagi dua, Rp 25 miliar untuk manajemen dan Rp 25 miliar lagi ke seluruh karyawan. Jadi additional incomenya banyak," urainya.

Gaji bukanlah satu-satunya hal yang membuat pelamar tertarik bekerja di perusahaan besar. Fasilitas dan kenyamanan dari perusahaan juga menentukan. Google, perusahaan IT yang baru saja membuka kantornya di Indonesia itu, bisa memberikan semua itu pada karyawannya, gaji besar sekaligus kenyamanan suasana bekerja. Di Indonesia sendiri, belum diketahui seperti apa suasana kantor Google.

Namun detikInet pernah melihat bagaimana suasana kantor perusahaan yang ada urutan keempat daftar '100 Best Companies to Work For' itu. Kantor yang menempati dua lantai di kawasan perkantoran elite Asia Square ini, dibangun dengan konsep yang diharapkan mampu mendorong para karyawannya untuk mampu selalu mengembangkan inovasi dan kreatvitas.

"Kami punya beberapa ruang bermain, yang didalamnya terdapat meja bilyar, Nintendo Wii, Xbox, dan ruang karaoke. Ruang rapat disini juga dinamakan dengan nama yang tidak biasa, seperti 'Ruang Borobudur, Ruang Blur, Ruang Little India dan sebagainya," ujar pria yang pernah bekerja di Indonesia selama dua tahun ini.

Selain fasilitas untuk terus berinovasi, Google juga sangat memperhatikan masalah logistik bagi para karyawannya. Terdapat beberapa ruangan yang mereka sebut 'micro-kitchen' dimana di ruang tersebut, semua makanan bebas diambil oleh para pegawai mulai dari petugas kebersihan hingga top division.

"Lihat semua para pegawai mereka bebas untuk mengambil apa saja disini. Selain itu kami juga memliki sebuah kebijakan unik, semua karyawan tanpa terkecuali berat badannya harus naik 7,5 Kg dalam tahun pertama," ujarnya sambil menunjukkan micro-kitchen di salah satu sudut kantornya.

sitorus kaya Indonesia
Sitorus yang Semakin Kaya
VIVAnews - Di dunia bisnis nasional Martua Sitorus tak banyak dikenal. Namun, nama ini masuk dalam daftar 1.000 orang terkaya dunia versi majalah Forbes.


Bila tahun lalu dia menempati peringkat 522 terkaya di dunia dengan jumlah kekayaan US$ 1,4 miliar, kini kekayaan Martua meningkat menjadi US$ 3,0 miliar. Peringkat pun terdongkrak menjadi 316.

Martua sempat menyandang orang terkaya di Indonesia ke 7 pada 2007 dan ke 14 pada 2006 versi majalah yang sama. Meski berkebangsaan Indonesia, dia saat ini tinggal di Singapura sambil menyetir semua bisnis-bisnisnya.

Martua lahir 49 tahun lalu di Pematang Siantar, Sumatera Utara. Ia sarjana ekonomi dari Universitas HKBP Nommensen, Medan, yang kecilnya dikenal dengan nama Thio Seng Hap dan dikenal juga dengan panggilan A Hok.

Martua memulai karir bisnisnya sebagai pedagang minyak sawit dan kelapa sawit di Indonesia dan Singapura. Bisnisnya berkembang pesat. Pada 1991 Martua mampu memiliki kebun kelapa sawit sendiri seluas 7.100 hektar di Sumatera Utara. Pada tahun yang sama pula Martua bisa membangun pabrik pengolahan minyak kelapa sawit pertamanya.

Warga Batak keturunan Tionghoa kemudian melebarkan sayapnya dengan bendera Wilmar International Limited. Perusahaan agrobisnis terbesar di Asia ini merupakan perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Singapura. Bahkan, untuk pabrik biodiesel, dia memiliki produksi terbesar di dunia. Meski sebagai pemilik, Martua masih menduduki jabatan direktur eksekutif di Wilmar.

Pembangunan biodiesel dilakukan di Riau pada 2007 dengan membangun tiga pabrik biodiesel, masing-masing memiliki kapasitas produksi 350.000 ton per tahun, sehingga total kapasitasnya 1,050 juta ton per tahun.

Di negeri ini, Wilmar memiliki sekitar 48 perusahaan. Salah satunya adalah PT Multimas Nabati Asahan, yang memproduksi minyak goreng bermerek Sania. Dalam laporan keuangan Wilmar, total aset Wilmar pada 2007 mencapai US$ 15,5 miliar, dengan pendapatan US$ 16,46 miliar. Pada tahun itu Wilmar juga bisa membukukan laba bersih US$ 675 juta.

hadi.suprapto@vivanews.com

Visitors

Total Pageviews

Popular Posts